PRIMBON RAMALAN JODOH

Cari Blog Ini

SINGA MANIA

Senin, 07 Maret 2011

Hari Ini, KPPN Buka Pendaftaran Calon Ketum PSSI

Kesempatan bagi insan sepakbola Indonesia untuk menjadi calon ketua umum (calon ketum) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) terbuka lebar.

Itu menyusul ajakan Ketua Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN), Syahrial Damopolii, bahwa seluruh insan sepakbola atau masyarakat Indonesia untuk mendaftar menjadi calon ketum PSSI.

Pendaftaran untuk calon Ketum PSSI dipastikan dibuka mulai hari ini Senin (07/03). Syahrial juga menyatakan bahwa pendaftaran tersebut terbuka bagi siapa saja, asal mau mengabdikan diri sebagai pengurus PSSI.

Syahrial juga menjamin bahwa pendaftaran tersebut akan berlangsung bersih dan tidak ada permainan-permainan kotor seperti yang dilakukan oleh PSSI di era Nurdin Halid.

"Kami membuka pintu pendaftaran kepada seluruh masyarakat sepakbola Indonesia. Yang ingin menjadi ketua umum, wakil ketua, atau komite eksekutif silahkan mendaftar di sekretariat KPPN. Pendaftaran akan dibuka hari Senin," ujarnya.

Syahrial membantah bahwa saat ini PSSI yang dia pegang adalah tandingan karena saat ini mayoritas pemilik suara telah mengajukan mosi tidak percaya sehingga PSSI tetap satu yaitu KPPN. Dengan didukung mayoritas suara, KPPN berhak menyelenggarakan tahap-tahap kongres sampai terpilihnya ketua umum PSSI yang baru.(brn)

Kamis, 10 Februari 2011

Riedl Lega Timnas U-23 Jinakkan Hongkong

Pelatih timnas U-23 Alfred Riedl menyambut gembira hasil uji coba timnya dengan timnas U-23 Hongkong, Rabu, 9 Februari 2011. Dalam duel ini, Yongki Aribowo berhasil unggul dengan skor telak 4-1 dari tuan rumah.

Bertanding di Stadion Olympic, Hongkong, timnas unggul lewat gol Yongki Aribowo (25), Titus Bonai (67'), dan Aris Alfiansyah (80'). Sedangkan satu gol lainnya tercipta lewat  bunuh diri pemain lawan pada menit ke-30.

Hasil ini membuat Riedl bernafas lega. Pasalnya, timnya telah berhasil menunjukkan peningkatan setelah ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya U-21 dalam uji coba perdana, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu lalu.

"Komentar Riedl (Alfred) bagus. Menurutnya, saat ini hanya perlu peningkatan kemampuan fisik dan koordinasi bermain saja," kata Iman Arief, Deputi Bidan Teknik Badan Tim Nasional (BTN) saat dihubungi VIVAnews usai laga.

Menurut Iman, usai memetik kemenangan dari Hongkong, timnya langsung kembali ke hotel. Selanjutnya para pemain diminta untuk istirahat sebelum kembali menjalani latihan besok pagi, Kamis, 10 Februari.  

"Setelah latihan, pemain langsung check out. Para pemain terbang pada pukul 17.00 waktu Hongkong dan kemungkinan tiba di Jakarta pukul 21.00 WIB," kata Iman yang kini menjabat sebagai manajer timnas sementara menggantikan Adjie Massaid

Okto Dihukum Percobaan Enam Bulan

Hal yang meringankan hukuman Okto karena pemain tersebut mengakui perbuatannya.


Komisi disiplin [Komdis] PSSI menjatuhkan sanksi percobaan selama enam bulan kepada gelandang Sriwijaya FC Oktovianus Maniani atas sikapnya menanduk wasit Oki Dwi Putra dalam pertandingan Superliga Indonesia 2010/11 melawan Persisam Samarinda.

Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan beberapa saat lalu mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat pihaknya tidak menjatuhkan hukuman berat kepada Okto. Salah satunya adalah sikap sportif yang diperlihatkan Okto saat menjalani sidang.

“Okto kami hukum percobaan selama enam bulan serta denda uang atas sikapnya menanduk wasit dalam pertandingan melawan Persisam tanggal 16 Januari lalu. Hukuman kartu merah dia tetap berlaku,” ujar Hinca.

“Ada beberapa hal yang meringankan hukuman terhadap Okto. Dia telah mengakui perbuatannya. Ketika kami tanya, dia langsung menjawab, 'Benar saya menanduk wasit. Saya sudah menyesali perbuatan saya'.”

“Selain itu, dia merupakan pemain tim nasional yang masih aktif dan punya prospek cerah. Hukuman itu berlaku sejak Sabtu lalu. Jika dia kembali melakukan perbuatan itu selama menjalani masa hukuman, maka sanksi larangan tidak boleh main selama enam bulan akan berlaku.”(Brn)

Senin, 31 Januari 2011

Suporter Indonesia Ingin Sepak Bola Yang Bersih

Gathering Soccer Mania yang diselenggarakan Tabloid SOCCER  dan DuniaSoccer.com , Sabtu (29/1) berlangsung meriah. Peserta diskusi yang sebagian besar merupakan suporter sepak bola tanah air sudah mulai datang sejak pukul 12.00 WIB. Acara sendiri baru dimulai pukul 13.00 WIB.
Perwakilan suporter berbagai daerah tampak menghadiri gathering  kali ini. Di antaranya terlihat kelompok suporter Manado United, Spartacks, Snex, Joglosemar, maupun Singamania.
Selain acara kumpul-kumpul bersama sesama penggila bola, agenda gathering kali ini juga berisi diskusi mengenai penggunaan dana APBD pada klub-klub sepak bola di Indonesia.
Hadir dalam diskusi, Andibachtiar Yusuf sebagai moderator dan lima pembicara lainnya. Mereka adalah Velix Wanggai (Staf Khusus Presiden RI bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi), Emerson Yuntho (Indonesian Corruption Watch ), Apung Widadi (Save Our Soccer ), dan Ahmad Bakir Alatif (kasubdin dan direktur pengawasan dan pertanggungjawaban keuangan daerah).
Dalam diskusi ini ICW mengungkapkan pemberian APBD kepada klub sarat korupsi. Bahkan, terkadang jumlahnya jauh lebih besar dari alokasi ke bidang lainnya. Selain itu, ICW juga menyoroti tidak transparannya PSSI dalam melaporkan penggunaan dana tersebut.
“Dana APBD seringkali disalahgunakan. Transparasi dan akuntabilitas dana APBD untuk klub tidak pernah transparan," sebut Emerson Yuntho mewakili ICW.
Dede Yusuf sendiri meyakini sepak bola Indonesia bisa hidup tanpa APBD. "Saya lebih setuju APBD dialokasikan untuk sarana dan prasarana sepak bola ketimbang buat klub," tegas Wakil Gubernur Jawa Barat itu.
Pada sesi tanya jawab yang berlangsung seru, dapat dikatakan para suporter pun sepakat dana APBD tidaklah tepat untuk digunakan pada klub. Dana APBD seharusnya lebih ditujukan kepada pembinaan dini yang memiliki keterkaitan dengan bidang pendidikan.
Pada akhir sesi, para suporter bersama-sama memanjatkan doa bagi kemajuan sepak bola Indonesia. Salah satu doa berisi harapan para suporter agar mendapat pemimpin amanah demi kemajuan sepak bola nasional.(brn)

http://www.duniasoccer.com/Duniasoccer/Indonesia/Kompetisi-Indonesia-Lain/News/Suporter-Indonesia-Ingin-Sepak-Bola-Yang-Bersih

Laga Malaysia vs Indonesia Dijual Pengurus Teras PSSI..???

JAKARTA - Kasak kusuk tentang adanya dugaan oknum PSSI yang menjual laga leg pertama final AFF Suzuki Cup 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kualalumpur, lalu makin kencang terdengar.

Jika sebelumnya isu soal oknum PSSI yang tega menjual kemenangan Indonesia kepada bandar judi kelas kakap di Malaysia hanya beredar dari mulut ke mulut, kini muncul pengakuan dari seseorang yang mengaku bernama Eli Cohen, pegawai pajak di lingkungan Kementrian Keuangan Republik Indonesia, yang menyampaikan surat terbuka melalui email kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sby@presiden.go.id.

Surat tersebut dikirim juga ke email redaksi Tribunnews.com, Bolanews, dan Topskor.

Dalam surat elektronik tersebut, Eli bercerita soal kekecewaannya mendengar adanya ketidak beresan yang terjadi saat Indonesia yang tampil luar biasa di turnamen tersebut. Apalagi, tiba-tiba Indonesia kemudian dihajar telak Malaysia 3-0. Kekalahan tersebut, menurutnya, telah diatur sebelumnya agar Indonesia kalah dari Malaysia.

"Kekalahan tim sepak bola Indonesia dari tuan rumah Malaysia saat itu adalah sudah ditentukan sebelum pertandingan dimulai. Hal ini terjadi karena adanya permainan atau skandal suap yang dilakukan oleh Bandar Judi di Malaysia dengan petinggi penting di PSSI (ia menulis inisial dua nama, red). Dari kekalahan tim Indonesia ini baik Bandar judi maupun 2 orang oknum PSSI ini meraup untung puluhan miliar rupiah," ujar Eli dalam email tersebut.

Lebih lanjut, Eli juga mengatakan dalam suratnya bahwa hasil menjual kemenangan Indonesia kepada bandar judi tersebut kemudian digunakan untuk membiayai Kongres Tahunan PSSI di Bali beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, Eli juga mengatakan dalam suratnya jika dua oknum PSSI yang menjadi otak kekalahan tersebut sempat masuk ke ruang ganti pemain dan memberikan instruksi khusus kepada oknum pemain yang kemudian ambil bagian memerankan bagiannya mengacaukan dan mematahkan semangat bertanding timnas.

Eli juga menambahkan, persoalan sinar laser yang kemudian timbul dan dianggap sebagai biang kekalahan timnas juga termasuk salah satu bagian dari skenario besar membuat timnas kalah. Karena, dengan kekalahan tersebut, oknum PSSI yang menurut Eli telah berbuat tega membuat timnas kalah tersebut kemudian mendapatkan keuntungan berlipat dari bandar Malaysia, demikian surat Eli kepada Presiden SBY.

Belum ada konfirmasi atas surat ini. Surat yang diterima Tribunnews.com menyebutkan, email itu juga dikirimkan ke Menteri Olah Raga, Ketua KPK, Ketua DPR, dan Ketua KONI.(Brn)

http://www.tribunnews.com/2011/01/30/laga-malaysia-vs-indonesia-dijual-pengurus-teras-pssi

Rabu, 19 Januari 2011

Siap mengadakan Jambore seluruh suporter INDONESIA dan Aliansi Suporter Indonesia Ancam Cabut Dukungan

  Sukseskan Jambore Suporter untuk Perubahan yang akan di gelar mulai tgl 21-24 Januari di Tugu Proklamasi Jakarta. Jambore ini bertujuan menandingi Pra Kongres PSSI yang diadakan di Bali.Sudah tentu PSSI telah mempersiapkan politik mereka untuk terus melanggengkan Nurdin Halid sebagai Ketum PSSI tanpa BATAS. Hanya kita suporter sepak bola yang menginginkan perubahan dan kemajuan sepak bola tanah air akan selalu melawan tirani yang telah di buat oleh Nurdin Halid cs Kita akan terus melawan.Jadikan diri kita menjadi bagian dari sejarah Perubahan.Bersama kita maju melawan kebobrokkan PSSI.

Aliansi Suporter Indonesia (ASI) sepakat menolak perpanjangan jabatan Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Nurdin Halid. Kelompok yang menghendaki perubahan di tubuh PSSI itu mencatat, ada 15 kelompok suporter yang menolak perpanjangan jabatan Nurdin cs. "Tidak ada tawar-menawar lagi soal pengurus PSSI. Mereka harus diganti," ujar Ketua Suporter Jakmania Richard Ahmad Supriyanto di Kantor LBH Jakarta Pusat, Rabu (19/1).

Bahkan, mereka mengancam menarik dukungan terhadap klub-klub yang berlaga di liga binaan PSSI. Itu pun jika memang nanti Nurdin kembali memimpin PSSI lewat berbagai manuver dan negosiasinya. Penolakan ini disuarakan jelang kongres tahunan PSSI di Bali pada 21-24 Januari nanti.(Brn)

Senin, 17 Januari 2011

Aliansi Suporter Indonesia (ASI) Seratusan Suporter Tolak Politisasi PSSI

http://www.metrotvnews.com/read/newsvideo/2011/01/16/120695/Seratusan-Suporter-Tolak-Politisasi-PSSI

Jakarta: Seratusan anggota Aliansi Suporter Indonesia, Sabtu (15/1) malam, berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Mereka memprotes politisasi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia.

Massa dari pendukung berbagai klub sepak bola itu menyampaikan delapan tuntutan. Antara lain mendesak PSSI agar mengizinkan setiap kompetisi profesional yang ingin memajukan persepakbolaan Indonesia. Ya, PSSI menolak Liga Primer Indonesia.

Selain itu, massa juga menolak kader partai duduk dalam kepengurusan PSSI, termasuk sebagai ketua umum. Peserta aksi juga membentangkan spanduk yang berisikan penolakan terhadap Nurdin Halid untuk memimpin PSSI.

Aksi tidak hanya sampai di situ. Aliansi Suporter Indonesia juga akan melanjutkan aksinya di Komisi Pemberantasan Korupsi dan DPR(Brn)